Wabah PMK di Sampang Semakin Meluas

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, Suyono, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, Suyono, (dok. regamedianews).

SAMPANG,- Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus menghantui peternak sapi di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Bahkan, penyakit yang cukup ganas di kalangan hewan ternak tersebut, sudah menyebar luas di 14 Kecamatan di kota Bahari.

Keterangan yang dihimpun regamedianews, sudah ada ratusan sapi milik warga Sampang yang terserang PMK.

Baca Juga :  UTM Tingkatkan Keterampilan Panitia & Pengawas UTBK SBMPTN

“Hingga saat ini, sebanyak 785 sapi terjangkit PMK,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, Suyono, Rabu (05/02/25).

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut, sebanyak 304 ekor sapi sudah berhasil disembuhkan.

“Kami tetap memberikan pelayanan optimal, meski anggaran khusus menangani wabah PMK belum ada,” bebernya.

Kendati demikian, ungkap Suyono, ia sudah menginstruksikan petugas di lapangan, untuk melakukan penyemprotan.

Baca Juga :  Disdik Sampang Gelar Workshop PKB Pembuatan Video dan Game

“Supaya melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh pasar sapi, sebagai bentuk pencegahan,” terangnya.

Ia menambahkan, menghimbau kepada peternak sapi untuk menjaga kondisi kebersihan kandang.

“Hal itu, agar supaya tetap bersih dan selalu memberikan jamu tradisional bagi hewan ternaknya,” pungkas Suyono.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB