Lapas Narkotika Pamekasan Perkuat Kerjasama Dengan BNN

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan dan Kalapas Pamekasan pose bersama dengan Kepala BNNK Sumenep.

Caption: Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan dan Kalapas Pamekasan pose bersama dengan Kepala BNNK Sumenep.

SUMENEP,- Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Jawa Timur, terus memperkuat jalinan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hal itu dibuktikan, dengan adanya kunjungan Kalapas Narkotika setempat, Fathorrosi, ke BNNK Sumenep, Rabu (19/02/25).

Dalam kunjungannya, juga terkait kerja sama strategis melalui pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin sebelumnya.

Selain itu, dalam upaya memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kedatangan Kalapas Narkotika Fathorrosi didampingi oleh jajaran dan Kalapas Pamekasan, Syukron Hamdani serta Ridwan Susilo.

Fathorrosi mengatakan, kunjungan ini membahas berbagai langkah strategis untuk mencegah peredaran narkoba didalam Lapas.

Baca Juga :  Dituduh Memiliki Santet, Seorang Ustad di Sampang Disumpah Pocong

“Termasuk program rehabilitasi bagi warga binaan, sosialisasi bahaya narkoba, serta peningkatan kapasitas petugas dalam mendeteksi dan menangani kasus penyalahgunaan narkotika,” terangnya.

Pihaknya berkomitmen, untuk terus bersinergi dengan BNNK dalam mewujudkan Lapas bersih dari narkoba.

“Dengan sinergi bersama BNNK Sumenep, kami tidak hanya memperkuat pengawasan,” ujarnya.

Tetapi, imbuh Fathorrosi, juga memastikan bahwa warga binaan mendapatkan kesempatan kedua yang lebih baik.

Yaitu melalui program rehabilitasi dan pembinaan yang terarah, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan kondisi lebih baik.

Baca Juga :  UTM Gelar Upacara Peringati HSN di Halaman Masjid KH Abdurrahman Wahid

“Bersama, kita lawan narkoba, kita bangun masa depan yang lebih baik!,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno menegaskan, pentingnya kolaborasi dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Lapas/Rutan bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga gerbang perubahan bagi mereka yang ingin lepas dari jerat narkoba,” ungkapnya.

Dengan sinergi yang semakin kuat, kita memastikan bahwa rehabilitasi bukan hanya sekadar program, tetapi sebuah perjalanan nyata menuju pemulihan.

“Bersama, kita tidak akan memberi ruang bagi narkoba untuk merusak generasi. Ini adalah perjuangan bersama dan kami siap mendukung sepenuhnya,” tegasnya.

Berita Terkait

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers
Sikat Reklame Liar! Satpol PP Sumenep Jalankan Instruksi Presiden
Pemkab Sumenep Pastikan Dana Stimulan Tahap II Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:45 WIB

Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Senin, 9 Februari 2026 - 14:00 WIB

Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir

Berita Terbaru

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, meninjau langsung perbaikan jalan Desa Pasanggar secara swadaya masyarakat, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Feb 2026 - 22:43 WIB