6 Santri Tewas di Galian Bukit Jaddih Bangkalan

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: jenazah santri yang meninggal saat hendak dievakuasi ke rumah duka dari Puskesmas Jaddih Bangkalan, (dok. regamedianews).

Caption: jenazah santri yang meninggal saat hendak dievakuasi ke rumah duka dari Puskesmas Jaddih Bangkalan, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- Enam santri Pondok Pesantren Jabal Qur’an, Jaddih, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia.

Santri tersebut meninggal akibat tenggelam di genangan air bekas galian batu bata di kawasan bukit Jaddih, Kamis (20/11/25) sore.

Peristiwa tragis ini terjadi, saat para santri memanfaatkan hari libur, untuk berolahraga dan bermain di area perbukitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi dihimpun, peristiwa berlangsung sekitar pukul 16:00 wib.

Para santri awalnya mengikuti olahraga rutin. Namun sebagian dari mereka mendekati genangan air dan bermain di lokasi tersebut.

Meski sudah ada larangan dari pengurus pondok dan warga setempat, sejumlah santri tetap masuk ke area genangan.

H Mustofa tokoh masyarakat setempat mengatakan, aktivitas santri di sekitar lokasi bukit memang kerap terjadi setiap hari libur.

Baca Juga :  Penempatan APK Paslon di Sampang Jadi Sorotan Dewan

“Ada guru yang mengawasi, tapi namanya anak-anak, meski dilarang mereka tetap bermain di genangan itu,” ujarnya.

Salah satu pengurus pondok menjelaskan, pihaknya sudah sering memberikan peringatan, agar santri tidak bermain di lokasi tersebut.

“Tapi larangan itu kerap diabaikan. Tanda larangan sudah dipasang, tapi tetap dilanggar,” ungkapnya.

Kronologi awal menyebutkan bahwa para korban sempat bermain menyelam, beberapa diantaranya tidak muncul kembali ke permukaan.

“Teman-temannya yang berusaha menolong justru ikut tenggelam, yang terlihat hanya sandalnya,” ungkap salah satu warga.

Para pengurus pondok kemudian langsung melapor dan membawa para korban ke Puskesmas Jedih.

Baca Juga :  Viral, Dua Pria di Bangkalan Terkapar Berlumur Darah

Kepala Puskesmas Jaddih, Purwanti, membenarkan bahwa enam santri tiba dalam kondisi meninggal dunia.

“Mereka sudah kehilangan oksigen, wajahnya tampak bengkak dan membiru,” jelasnya.

Untuk diketahui, santri yang meninggal tersebut berasal dari berbagai daerah.

Yakni: dua santri dari Sampang, satu dari Sidoarjo, dua dari Surabaya, dan satu dari Desa Parseh Bangkalan.

Atas permintaan keluarga, proses autopsi tidak dilakukan dan jenazah langsung dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Usai kejadian, Tim Kepolisian bersama Koramil dan Wakapolres Bangkalan melakukan olah TKP di lokasi genangan.

Polisi masih melakukan pendalaman, untuk memastikan penyebab dan apakah terdapat unsur kelalaian dalam insiden tersebut.

Penulis : Syafin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sampang Dihantam Badai, Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Sekolah
Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan
Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem
Luapan Sungai Panyiburan Rendam 3 Desa di Sampang
Jalan Raya Jrengik Sampang Terendam Banjir
Polisi Datangi TKP Tewasnya Bocah Sampang

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:11 WIB

Sampang Dihantam Badai, Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Sekolah

Minggu, 30 November 2025 - 20:05 WIB

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Jumat, 21 November 2025 - 17:16 WIB

36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru

Caption: pelaku curanmor inisial ZF yang beraksi di Alun-Alun Bangkalan saat diamankan di Mako Polsek Jrengik, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Lewat Markas Polisi, Maling Bangkalan Apes di Sampang

Sabtu, 6 Des 2025 - 09:09 WIB

Caption: Ketua DPC Madas Sampang Umar Faruk (rompi merah), ditemui langsung Ketum MPPM di Kuala Lumpur Malaysia H.Muhdhor beserta jajaran pengurus lainnya, (dok. Rega Media).

Sosial

DPC Madas Sampang Perkuat Kolaborasi Sosial di Malaysia

Jumat, 5 Des 2025 - 21:37 WIB

Caption: dalam kondisi tangan terborgol, terduga pelaku curanmor inisial M hendak diserahkan ke penyidik Satreskrim Polres Sampang oleh anggota Satreskrim Polsek Omben, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terekam CCTV, Maling di Omben Sampang Akhirnya Tertangkap

Jumat, 5 Des 2025 - 16:26 WIB