PAMEKASAN • Penanganan kasus dugaan suap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terus bergulir.

Informasi yang dihimpun Rega Media, polisi telah memeriksa tiga orang dari kasus yang menyeret Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) setempat.

“Tiga orang yang diperiksa, dua orang pelapor dan satu orang terlapor,” kata Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, sebagaimana dilansir dari ANTARA, Rabu (8/7/2026).

Ia mengungkapkan, penyelidikan ini bermula dari laporan masyarakat.

“Korwil BGN diduga melakukan praktik suap dan penyalahgunaan wewenang selama menjabat,” ungkapnya.

Selain itu, imbuh Yoni, terlapor diduga membangun infrastruktur dapur MBG ilegal.

“Fasilitas tersebut dibangun tanpa dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Ada juga dugaan pungli dalam penentuan titik koordinat dapur,” bebernya.

Yoni mengatakqn, penyidik juga sudah menjadwalkan pemanggilan untuk semua kepala dapur MBG di Pamekasan.

“Langkah ini dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya terlapor berinisial HR telah mendatangi Mapolres Pamekasan pada 6 Juni 2026.

HR menjalani pemeriksaan maraton selama hampir 10 jam di ruang penyidik.

Dalam pemeriksaan tersebut, HR membantah semua tuduhan, dan mengaku tidak terlibat dalam dugaan suap izin operasional dapur MBG.

Penulis: Red
✅ Editor: Redaksi