Konflik Iran-Israel, Disnaker Pastikan 481 PMI Sampang Aman
SAMPANG – Eskalasi perang antara Iran, Amerika Serikat dan Israel mencapai titik didih.
Tercatat, 481 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sampang, saat ini berada di kawasan Timur Tengah yang terdampak situasi tersebut.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Sampang, Uriantono Triwibowo, membenarkan data tersebut.
“Mayoritas PMI asal Sampang berada di Arab Saudi,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, tren keberangkatan PMI ke Arab Saudi terus meningkat.
Tercatat pada tahun 2023 sebanyak 119 orang, tahun 2024 sebanyak 90 orang, dan melonjak tajam pada 2025 menjadi 200 orang.
“Total di Arab Saudi saja mencapai 409 orang,” ungkap Uriantono.
Selain Arab Saudi, sebaran PMI Sampang lainnya berada di Turki sebanyak 67 orang, Yordania 2 orang, Uni Emirat Arab 2 orang, dan Qatar 1 orang.
Uriantono memastikan, hingga awal Maret 2026, kondisi PMI asal Sampang terpantau masih aman.
“Sampai detik ini, belum ada laporan terkait dampak langsung konflik tersebut,” tandasnya.
Meski begitu, ia mengakui angka 481 orang tersebut hanya mencakup mereka yang berangkat secara legal (resmi).
“Yang tidak resmi (ilegal) kami tidak memiliki datanya. Ini yang perlu diwaspadai,” ucapnya.
Maka dari itu, Uriantono meminta pihak keluarga untuk tetap tenang, namun tetap waspada.
“Segera melapor ke Disnaker, jika terjadi putus kontak lebih dari satu minggu,” imbaunya. (hry)



