C1 Harusnya Ditempel Ditingkat PPS Kelurahan

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2019 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung gor sangkuriang tempat rekapitulasi tingkat kecamatan cimahi tengah secara tertutup dan di jaga ketat aparat keamanan.

Gedung gor sangkuriang tempat rekapitulasi tingkat kecamatan cimahi tengah secara tertutup dan di jaga ketat aparat keamanan.

Cimahi, (regamedianews.com) – Untuk mendapatkan hasil suara pada Pemilu kali ini bisa dengan mudah masyarakat dapatkan, jika mengingat peraturan KPU (PKPU) no 3 thn 2019 pasal 61, salinan formulir C1 Pemilu wajib mempublikasikan pada masyarakat ditingkat PPS kelurahan, menyebutkan bahwa salinan formulir C-KPU, Model c-1 PPWP, Model C1 DPR, Model C1 DPD, Model C1 DPRD Provinsi dan Model C1 DPRD Kabupaten/Kota harus ditempel dalam waktu 7×24 jam.

Tujuannya, agar informasi hasil Pemilu itu bisa diketahui publik. Jika penyelenggara Pemilu dalam hal ini PPS tidak mempublikasikan (menempelkan) hasil C1 nya, patut dipertanyakan dan bisa saja digugat mengingat itu adalah hak rakyat untuk mengetahui hasil Pileg dan Pilpres 17 April lalu. Lalu, bagaimana kondisinya di Kota Cimahi? sudah transparankah KPU soal hasil Pemilu dengan menempelkan salinan C1 di setiap kelurahan?

Baca Juga :  Selama 4 Bulan, Gaji 93 PTT di Bangkalan Belum Cair

Ketua KPU Kota Cimahi, Mochamad Irman mengatakan, sejak awal dirinya sudah mengintruksikan kepada semua KPPS, agar menempelkan formulir C1 itu di sekitar TPS atau kelurahan, agar bisa dikonsumsi masyarakat Kota Cimahi.

Tapi, kata dia, memang belum semua kelurahan di Kota Cimahi dipajang salinan hasil Pemilu itu. Alasannya, karena sibuk sehingga formulir C1 ada yang langsung dibawa ke PPK. Total kelurahan di Kota Cimahi ada 15 yang tersebar di tiga kecamatan.

“Semua PPS sedang sibuk langsung ke PPK. Jadi ada yang sudah ditempel ada yang belum. Tapi saya udah intruksikan untuk segera diumumkan”, kata Irman saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga :  Susul Robatal dan Tambelangan, Kini Puskesmas Banyuates Juga Ditutup Sementara

Setelah dihubungi, Irman mengaku bakal mengingatkan lagi semua PPS agar menempelkan salinan formulir C1 itu. “Mudah-mudahan hari ini sudah mulai (penempelan). Saya sudah mengingatkan”, tandasnya.

Yuyun, salah satu warga Karang Mekar mengatakan, ia merasa kesusahan untuk mendapatkan hasil C1, karena dirinya baru tahu kalau hasil pemilu kemarin bisa di cek di tingkat PPS kelurahan.

“Saya baru tahu kalau C1 bisa di liat ditingkat kelurahan, namun selama ini tidak saya dapatkan informasi seperti ini. Harusnya kan info ini terus di sosialisasikan ketingkat masyarakat paling bawah, agar masyarakat tahu dan masyarakat juga bisa terus mengawasi untuk menghindari kecurigaan dan kecurangan”, jelasnya. (agil)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB