Kiprah Komunitas Relawan Independen Dari Pemakaman Prokes Hingga Banjir di Pati

- Jurnalis

Jumat, 12 Februari 2021 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunakan perahu, KRI wilayah Pati Rembang membagikan nasi bungkus kepada warga di Desa Ngastorejo, Kecamatan Ajakenan, Kabupaten Pati.

Gunakan perahu, KRI wilayah Pati Rembang membagikan nasi bungkus kepada warga di Desa Ngastorejo, Kecamatan Ajakenan, Kabupaten Pati.

Pati || Rega Media News

Banjir yang menggenangi wilayah Kabupaten Pati, dalam beberapa minggu ini menyebabkan banyak kerugian yang di alami oleh masyarakat. Setidaknya aktifitas warga menjadi terhambat dengan adanya bencana banjir yang di akibatkan curah hujan yang sangat tinggi.

Dalam hal ini sudah sepantasnya dua jempol layak diacungkan untuk yang satu ini, Kiprah Komunitas Relawan Independen (KRI) Pati Rembang (PATREM) dalam membantu penanganan korban banjir di kabupaten Pati, mereka terus bergerak menjalankan misi kemanusiaan.

Aksi sosial dengan tujuan meringankan penderitaan sesama manusia yang disebabkan oleh bencana dan kerentanan lainnya, dengan tidak membedakan agama, bangsa, suku bangsa, bahasa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik.

Berbagai aktifitas yang sudah di laksanakan dengan bekerja sama dari berbagai pihak baik dari instansi pemerintahan, komunitas, yayasan maupun organisasi keagamaan terus mereka jalankan.

Baca Juga :  Jadwal Pertandingan Madura United Vs Klub Asal Malaysia Dimajukan

Hal itu demi meringankan beban warga yang terdampak banjir di berbagai wilayah di kabupaten Pati. Sehingga berbagai kegiatan dari membagi logistik, evakuasi, maupun supporting ke donatur mereka lakukan dengan maksimal, Kamis (11/02/21).

Rohman, warga asli Meteseh Kabupaten Rembang yang saat ini memegang tongkat kepemimpinan KRI wilayah Pati Rembang di sela-sela saat membagikan nasi bungkus kepada warga di Desa Ngastorejo, Kecamatan Ajakenan, Kabupaten Pati.

Ia mengatakan, pihaknya dari berbagai individu yang mempunyai jiwa dan misi yang sama di wilayah Kabupaten Pati dan Rembang, pada prinsipnya Komunitas Relawan Independen (KRI) melaksanakan prinsip-prinsip dasar gerakan yang meliputi Kemanusiaan.

“Keikhlasan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, Kesemestaan dan Kebersamaan, dari situlah kami berada di tengah tengah bencana yang ada di kabupaten Pati dan Rembang,” tuturnya Kamis (11/02).

Baca Juga :  Polair Siagakan 4 Kapal Amankan Pilkada Sampang

Lebih lanjut Rohman menyampaikan rasa syukurnya, anggota KRI PATREM sangat militan dalam menjalankan kegiatan kebencanaan maupun kegiatan pemakaman dalam masa Pandemi Covid -19 saat ini. Boleh dikatakan anggotanya selama melaksanakan kegiatan selalu berpedoman.

“Ojo kesel dadi wong apik, dilontarkan dalam bahasa jawanya dengan arti jangan cape’ menjadi orang baik. Harapan kami ke depan, semoga kita bisa menambah peralatan maupun kebutuhan dalam kegiatan Sosial di wilayah Kabupaten Pati dan Rembang,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, saat ini banjir sebagian mulai surut, akan tetapi warga tetap siaga mengantisipasi air akan bentambah lagi, karena dalam beberapa hari ini wilayah Kabupaten Pati curah hujan masih tinggi, terutama di wilayah Pati selatan. (ipl)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB