Pasar Tani Galak Sediakan Komoditas Harga Murah

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: penyerahan bibit tanaman cabe kecil secara simbolis, (dok. regamedianews).

Caption: penyerahan bibit tanaman cabe kecil secara simbolis, (dok. regamedianews).

Pamekasan,- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Jawa Timur, mengadakan pasar tani galak, Rabu (12/06/2024).

Pasar yang menyediakan hasil pertanian tersebut, dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Proppo.

Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito mengatakan, pasar tani galak ini kedua kalinya diadakan di BPP Proppo, dan setahun dilaksanakan empat kali.

“Nanti gantian, tapi pelaksanaannya tetap. Tadi yang dijual hasil pertanian, harganya jelas dibawah harga pasar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kerusuhan di Jakarta, Polres Lumajang Gandeng Kodim Patroli Objek-Objek Vital

Jadi, jelas Nolo Garjito, bawang merah di pasar sekarang harganya Rp40 ribu per Kg, di pasar tani galak hanya Rp35 s/d Rp36 ribu per Kg.

“Sehingga, tadi banyak diserbu dan bawang merah langsung habis,” ujarnya.

Sementara, dari olahan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menyediakan keripik dan makanan lainnya, termasuk juga ada petis.

Untuk program Bulog, yaitu gerakan tangan murah beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP), termasuk ada minyak goreng dan gula.

Baca Juga :  Bendum AMIRA Tuding Kritikan Salah Satu Netizen Ke Bupati Gorontalo Tak Beretika

Nolo Garjito menambahkan, program tersebut mempengaruhi inflasi tertentu, seperti cabe kecil dan bawang merah.

“Makanya, tadi menyerahkan 1 juta bibit tanaman bawang merah dan bibit cabe,” ujarnya.

Dengan adanya pasar murah ini, ungkap Nolo Garjito, dapat membantu masyarakat sekitar.

“Tujuannya untuk membantu meringankan perekonomian mereka,” harapnya.

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB