Operasi Zebra di Sampang, Pelanggaran Lalin Tembus 3.275

- Jurnalis

Senin, 28 Oktober 2024 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kasat Lantas dampingi Waka Polres Sampang bagikan helm kepada pengendara saat hari pertama Operasi Zebra Semeru 2024, (dok. regamedianews).

Caption: Kasat Lantas dampingi Waka Polres Sampang bagikan helm kepada pengendara saat hari pertama Operasi Zebra Semeru 2024, (dok. regamedianews).

SAMPANG,- Operasi kepolisian dengan sandi Operasi Zebra Semeru di wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sudah berakhir.

Dalam kegiatan operasi zebra tersebut, dilaksanakan selama dua pekan sejak tanggal 14 sampai dengan 27 Oktober 2024.

Dari hasil operasi yang dilakukan korps polisi bersabuk putih, berhasil menjaring ribuan pelanggaran lalu lintas (lalin).

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Karnoto, melalui Kasi Humas Polres setempat Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, operasi zebra telah selesai.

“Hari minggu kemarin terakhir, ada 3.275 pelanggaran yang tercatat,” ujar Dedy kepada regamedianews, Senin (28/10) pagi.

Baca Juga :  Dedy Yusuf Dilantik Sebagai Ketua DPRD Bangkalan

Eks penyidik Satreskrim ini menjelaskan, dalam operasi zebra tersebut, Satlantas melakukan tindakan tilang manual dan teguran.

“Diberi sanksi tilang bagi pengendara yang melanggar peraturan lalin, dengan sasaran 10 pelanggaran prioritas,” tandasnya.

Dedy menjelaskan, untuk jumlah sanksi tilang manual sebanyak 935, sedangkan teguran sejumlah 2.340.

“Sementara itu selama operasi zebra dilaksanakan, ada satu peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kemarin,” ungkapnya.

Kejadian laka lantas tersebut, terjadi di jalan raya Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, pada Kamis (24/10) pagi.

Baca Juga :  Soroti Pasar Modern & Warung Berjualan Saat Bulan Puasa, FPI Tuntut DPR Buat Perda Larangan

“Melibatkan kendaraan pickup dengan truk, 1 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka ringan,” terang Dedy.

Terpisah, KBO Satlantas Polres Sampang Ipda Chandra Heriyanto menambahkan, meski operasi zebra berakhir, diimbau pengendara tertib dan patuhi aturan lalin.

“Mematuhi aturan lalin ini, bukan hanya disaat ada operasi zebra saja, melainkan setiap hari-hari biasa,” imbaunya.

Perwira berpangkat balok satu emas dipundaknya ini berharap, masyarakat khususnya kaum milenial semakin patuh akan peraturan lalin.

“Sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan laka lantas, terutama di wilayah Sampang,” pungkas Chandra.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB