Paripurna DPRD, Ada Lima Program Prioritas Bupati Sampang di APBD 2020

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2019 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsungnya rapat paripurna DPRD Kabupaten Sampang dengan agenda nota penjelasan Bupati tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2020.

Suasana saat berlangsungnya rapat paripurna DPRD Kabupaten Sampang dengan agenda nota penjelasan Bupati tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2020.

Sampang, (regamedianews.com) – Lima kebijakan umum serta prioritas dan plafon Anggaran Pendaqpatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang tahun anggaran 2020 telah disepakati dan disampaikan oleh Bupati Sampang di acara rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang dengan agenda nota penjelasan Bupati tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2020.

Sekretaris DPRD Kabupaten Sampang Moh. Anwari Abdullah dalam laporannya menyampaikan, bahwa rapat paripurna itu dihadiri sebanyak 41 anggota dari 45 anggota dewan.

“Rapat paripurna kali ini 4 anggota dewan absen dengan keterangan ijin. Namun, ini sudah memenuhi kuorum,” singkat Moh Anwari Abdullah.

Rapat paripurna yang di pimpin Fadol selaku Ketua DPRD Sampang mengatakan, bahwa paripurna tersebut merupakan agenda pertama dalam masa bakti 2019-2024.

“Rapat paripurna hari ini sekaligus merupakan rapat paripurna pertama DPRD masa bakti 2019-2024,” katanya. Senin (07/10/2019)

Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, lima program prioritas pembangunan dalam APBD tahun 2020 itu telah di sepakati bersama dengan DPRD Sampang pada tanggal 6 Agustus 2019 lalu. Yakni,

1. Peningkatan kualitas pembangunan pendidikan, Kesehatan serta sarana dan prasarana dasar masyarakat.

2. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor unggulan pariwisata, agropolitan serta ekonomi kreatif didukung iklim investasi yang sehat.

3. Peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana.

Baca Juga :  PLN Amankan Aliran Listrik Dampak Pengembangan Pelabuhan Anggrek

4. Peningkatan kualitas pelayanan publik didukung tata kelola pemerintah yang baik dan percepatan reformasi birokrasi.

5. Peningkatan harmonisasi masyarakat yang berbudaya, tertib, damai dan pembangunan gender.

Lebih lanjut Slamet Junaidi menyampaikan, bahwa Pendapatan Daerah pada Rancangan APBD 2020 dianggarkan Rp 1.598.855.187.857, setelah rasionalisasi menjadi Rp 1.858.051.370.965 naik sebesar Rp 259.196.183.108. kenaikan tersebut termasuk penambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang pada RAPBD awal belum terakomodir.

Dibandingkan dengan Perubahan APBD 2019, pada RAPBD 2020 mengalami kenaikan sekitar 2 persen atau sebesar Rp 29.877.250.427, kenaikan ini berasal dari sektor PAD, sedangkan dari sisi dana perimbangan mengalami penurunan sekitar 1 persen atau sebesar Rp 17.979.101.949, penurunan itu dari penerimaan dan bagi hasil pajak.

Belanja Daerah pada RAPBD 2020 dianggarkan Rp 1.664.836.634.757, anggaran tersebut belum mengakomodir belanja yang didanai dari DAK, setelah rasionalisasi menjadi Rp 1.934.532.817.865, terdapat kenaikan dari RAPBD awal sebesar Rp 269.969.183.108, karena anggaran tersebut telah mengakomodir belanja dari DAK.

Dibandingkan dengan anggaran belanja pada APBD 2019, anggaran belanja pada RAPBD 2020 mengalami penurunan sekitra 2 persen atau sebesar Rp 25.393.574.280. penurunan tersebut karena anggaran belanja pada RAPBD 2020 belum mengakomodir belanja yang bersumber dari bantuan keuangan provinsi karena belum ada kepastian informasi penerimaannya, terdapat penurunan belanja yang bersumber dari DAK serta penurunan belanja yang bersumber dari SiLPA 2019 yang diprediksi menurun dibandingkan SiLPA 2018.

Baca Juga :  Politisi PKB Ditunjuk Pimpinan Sementara DPRD Bangkalan

Dari seluruh perhitungan RAPBD 2020 diperoleh defisit sebesar Rp 76.481.446.900, defisit tersebut ditutupi dari pembiayaan daerah dengan rincian pembiayaan penerimaan yang berasal dari SiLPA 2019 yang diprediksi sebesar Rp 75.981.446.900. dan penerimaan kembali investasi dana bergulir sebesar Rp 500.000.000.

Berdasarkan surat Menteri Keuangan tanggal 24 September nomor S-702/MK.07/2019 tentang penyampaian rincian alokasi transfer ke daerah dan dana desa 2020 lebih rendah dari nilai anggaran dana transfer yang telah dicantumkan pada RAPBD 2020 yang telah disampaikan kepada DPRD melalui surat tanggal 13 September.

Karena belum diperoleh kepastian jumlah penerimanya, maka berdasarkan surat itu, kami merasionalisasi kembali anggaran pendapatan dan belanjanya, termasuk belanja dari DAK, dengan menyesuaikan dengan pagua anggaran yang ada,” katanya.

“Saya berharap, pembahasan dapat dilakukan seefektif mungkin dengan harapan Perda 2020 dapat ditetapkan sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan program kegiatan dapat dilaksanakan tepat waktu dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” harapnya.

Hadir dalam rapat paripurna itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sampang, Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Sampang, Pj Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala Badan, Dinas, Bagian, Camat dan Pimpinan BUMD Kabupaten Sampang. (adi/har)

Berita Terkait

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB