Pembangunan Wisata Mangrove di Sampang Tak Tersentuh Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Minggu, 5 September 2021 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sebagian pembangunan wisata hutan mangrove di Desa Marparan terbengkalai.

Tampak sebagian pembangunan wisata hutan mangrove di Desa Marparan terbengkalai.

Sampang || Rega Media News

Selain terkendala refocusing anggaran, kandasnya pembangunan wisata hutan mangrove di Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, tak tersentuh bantuan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Desa.

“Pembangunan mangrove itu belum ada bantuan dari Kementerian Desa,” ujar Taufikurrohman Kabid Perekonomian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, dikutip dari salah satu media, Minggu (05/09/21).

Taufik juga mengungkapkan, pembangunan wisata mangrove di wilayah Kecamatan Sreseh tersebut memang dibangun sejak tahun 2020. Karena adanya pandemi Covid-19, anggarannya di refocusing.

“Selain itu, dari pihak Disporabudpar juga tidak bisa menganggarkan, karena pemangkasan sudah hampir 60% dari sisi anggaran pembangunan,” ujar Taufik kepada awak media.

Dari kutipan tersebut, Taufik juga mengaku, pihak pengelola pembangunan wisata mangrove juga pernah mendatangi DPMD, meski pembangunannya dibantu lima kepala desa setempat.

Baca Juga :  HUT BPJS Ketenagakerjaan Ke-47, Tandai Satu Dekade Transformasi Lewat Berbagai Capaian Positif

“Mengenai tidak tersentuh bantuan dari Kementerian Desa, karena BUMDes dari lima desa itu tidak terbentuk secara resmi dan pada intinya karena pandemi Covid-19. Makanya pembangunannya mangkrak,” pungkasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, wisata yang identik dengan hutan dipinggir laut tersebut, terletak didekat Pelabuhan Jicceng, Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Namun sayang, pembangunannya dihentikan.

Tak hanya itu, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan. Bahkan, sebagian jembatan jalan wisata mangrove yang terbuat dari anyaman bambu tersebut, tampak dimakan rayap.

“Pembangunan wisata mangrove tidak ada tindak lanjutnya dan dihentikan selama pandemi Covid-19,” ungkap Ridok ketua pelaksana pembuatan hutan mangrove.

Baca Juga :  Buah Batu Corp (BBC) Berikan Kacamata dan Pemeriksaan Mata Gratis

Ridok juga mengungkapkan, hal itu karena adanya refocusing anggaran. Kendati demikian, pembuatan wisata hutan mangrove tersebut sudah ada SK pembuatan wisata, didukung lima kepala desa dan bupati.

“Didukung Kepala Desa Marparan, Klobur, Junok, Labuhan dan Disanah. Wisata mangrove ini suatu program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama lima kepala desa,” terangnya.

Kendati demikian, kata Ridok, ketika pembangunannya selesai dikerjakan, maka akan dikelola BUMDes bersama. Ia berharap, pandemi segera berakhir dan pembangunan wisata magrove bisa dilanjutkan.

“Selama pandemi, anggaran Dana Desa (DD) di refocusing. Dampaknya, pembangunan wisata mangrove ini mangkrak, lantaran dananya tidak turun. Jadi, wisata mangrove ini nantinya program BUMDes bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial
Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif
BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:30 WIB

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:49 WIB

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:12 WIB

Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas

Berita Terbaru

Caption: Ketua MUI Sampang KH.Itqan Bushiri menyampaikan sambutannya dalam agenda ta'aruf dan konsolidasi pengurus, (dok. foto istimewa).

Daerah

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Minggu, 25 Jan 2026 - 18:30 WIB

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB