Ringankan Beban Warga, Pemdes Angsokah Salurkan Bantuan Pangan
SAMPANG • Pemerintah Desa Angsokah, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, telah menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) Tahap Pertama tahun 2026.
Sebanyak 763 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan yang didistribusikan selama dua hari berturut-turut, yakni Rabu (17/6) hingga Kamis (18/6).
Program Banpang ini merupakan kelanjutan dari kebijakan nasional, yang dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog.
Penyaluran kali ini mencakup periode Februari hingga Maret, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Selain berfungsi menekan laju inflasi di daerah, program ini bertujuan nyata untuk meringankan beban belanja harian keluarga miskin dan rentan miskin.
Di wilayah pedesaan seperti Angsokah, dukungan komoditas pokok ini dirasa sangat krusial, terutama di tengah fluktuasi harga pasar.
Setiap KPM menerima paket kebutuhan dasar yang terdiri dari beras seberat 10 hingga 20 kilogram, lengkap dengan tambahan minyak goreng.
Penyaluran Transparan dan Tepat Sasaran
Penjabat (Pj) Kepala Desa Angsokah, Unsur menjelaskan, pihak Pemdes telah melakukan persiapan matang sejak awal guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar, aman, dan transparan.
“Kami pastikan daftar penerima telah diverifikasi ulang. Bantuan ini harus sampai tepat ke tangan warga yang paling membutuhkan,” ujarnya, saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/6) siang.
Menurut Unsur, mayoritas masyarakat desa memiliki penghasilan yang tidak menentu. Oleh karena itu, bantuan pangan ini hadir sebagai penyangga ekonomi yang sangat berarti.
“Hal ini membantu menjaga kualitas konsumsi pangan keluarga agar tidak menurun saat tekanan ekonomi meningkat,” ungkapnya kepada Regamedianews.
Harapan dan Apresiasi Warga
Manfaat program ini langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah seorang ibu rumah tangga yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu dalam mengatur keuangan dapurnya.
“Beras dan minyak goreng adalah kebutuhan yang paling sering kami beli. Dengan adanya bantuan ini, uang belanja yang tersisa bisa kami sisihkan untuk keperluan sekolah anak,” tuturnya.
Warga lain turut menyampaikan apresiasi senada. Mengingat penghasilan di desa sangat bergantung pada musim, mereka berharap program penjamin kebutuhan pangan seperti ini dapat terus berlanjut.
Imbauan Bijak dari Pemdes
Di akhir kesempatan, Pj Kades Angsokah Unsur, memberikan imbauan tegas agar seluruh bantuan pokok yang diterima dimanfaatkan secara bijak untuk konsumsi keluarga sendiri, bukan untuk diperjualbelikan.
“Hal ini penting agar tujuan utama program tercapai sepenuhnya dan manfaatnya benar-benar terjaga sepanjang periode penyaluran ini,” tegasnya.
Unsur menambahkan, secara keseluruhan, penyaluran ini menjadi bukti nyata hadirnya negara hingga ke pelosok desa.
“Kami berharap keberlanjutan program serupa dapat terus menjaga stabilitas pangan, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di wilayah Kecamatan Omben,” pungkasnya.
✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi


