Ops Patuh Semeru 2021, Polda Jatim Incar Kerumunan

- Jurnalis

Senin, 20 September 2021 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kapolda Jatim (Irjen Pol Nico Afinta) saat pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021.

Caption: Kapolda Jatim (Irjen Pol Nico Afinta) saat pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021.

Surabaya || Rega Media News

Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 yang dilaksanakan di lapangan Mapolda Jatim, Senin (20/09/21) pagi.

Operasi patuh semeru dimulai selama 14 hari, sejak tanggal 20 September sampai 3 Oktober 2021, dengan menerapkan 4 sasaran utama.

Keempat sasaran yakni, segala bentuk kegiatan masyarakat yang dapat meningkatkan claster Covid-19, masyarakat yang tidak patuh dengan protokol kesehatan.

Selain itu, juga bagi masyarakat yang tidak disiplin berlalu lintas dan GAR kecelakaan serta kerumunan.

Gelar apel pasukan bertema “Melalui operasi patuh 2021 kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan, tertib berlalu lintas untuk mencegah penyebaran Covid-19, serta wujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap” diikuti sebanyak 3.343 personel.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, tujuan dari operasi ini untuk menimbulkan Kamseltibcarlantas dan juga penanganan Covid-19, agar disiplin masyarakat tetap terjaga.

Baca Juga :  Asyik Pesta Miras, 6 Remaja di Kota Gorontalo Diamankan Polisi

“Operasi ini bertujuan pada kedua hal tersebut, namun yang paling penting adalah dukungan dari masyarakat,” ujar Nico, Senin (20/09).

Pihaknya menjaga tapi yang menimbulkan situasi kamseltibcarlantas dan prokes tetap masyarakat.

“Jadi keinginan kita mendorong, menjaga dan memantapkan disiplin prokes itu bagian penting kalau masyarakat mau mendukung,” lanjut Nico.

Masih banyak varian baru diluar dan mengintai kita semua yang tidak disiplin. Varian Delta masih ada, dan saat ini berangsur membaik karena disiplin masyarakat.

“Hampir masyarakat yang keluar tidak memakai masker itu aneh, itu sangat bagus dan tetap dipertahankan,” tambahnya.

Sementara itu bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi, bisa datang ke RT/RT, Babinkantibmas/ Babinsa, ke satuan TNI, Polri untuk menanyakan bagaimana program vaksinasi.

Baca Juga :  Nobar di Pasar Anyar, Cara Pendukung Jimad Sakteh Rajut Soliditas

“Masih banyak kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan vaksinasi oleh pemerintah, TNI dan Polri,” ucapnya.

Sedangkan untuk tempat pariwisata di Jawa Timur, sudah ada 134 titik terkait dengan asesmen yang dilakukan oleh pemerintah.

Namun syaratnya adalah, pelaku usaha disekitar usaha pariwisata sudah di vaksin, download aplikasi pedulilindungi, adanya one get system, jadi pintu keluar/ masuk jadi satu pintu.

Nantinya akan di pasang Querpot, sehingga orang yang masuk ke tempat wisata baik wisatawan maupun pelakunya semua sama-sama mempunyai aplikasi pedulilindungi.

“TNI, Polri, Satpol-PP nantinya akan melakukan pendekatan prokes. Ini perlu menjadi perhatian bersama, sehingga jika Covid-19 terjaga maka ekonomi juga bisa berjalan, salah satunya tempat wisata,” pungkasnya.

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB