Kapolres Sampang Ultimatum Anggota: Positif Narkoba, Siap-Siap Lepas Seragam!
SAMPANG – Kepolisian Resor (Polres) Sampang menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
Tidak hanya sekadar imbauan, Kapolres Sampang AKBP Hartono secara mendadak menggelar tes urine bagi seluruh Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran, Rabu (25/2/2026) pagi.
Langkah ini menjadi peringatan keras bagi seluruh personel, tidak ada ruang kompromi bagi yang bersentuhan dengan barang haram tersebut.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo menegaskan, pembersihan internal sengaja dimulai dari level pimpinan.
Menurutnya, mustahil polisi bisa menertibkan masyarakat, jika di dalam rumah sendiri belum benar-benar bersih.
“Bulan Ramadhan ini momentum penyucian diri. Pimpinan cermin bagi anggotanya. Jika pimpinannya bersih, maka ke bawahnya pun harus bersih,” tegas Eko.
Dari hasil pemeriksaan intensif terhadap 35 personel tingkat pimpinan tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif.
Meski demikian, kata Eko, Polres Sampang memastikan tidak akan mengendurkan pengawasan.
Ia menambahkan, pemeriksaan serupa akan dilakukan secara mendadak dan acak (random check) kepada seluruh anggota tanpa terkecuali, baik staf maupun personel operasional di lapangan.
Sikap tegas institusi ditegaskan kembali dalam pernyataan penutupnya. Polres Sampang akan menerapkan sanksi terberat bagi oknum yang terbukti melanggar.
“Instruksi Pak Kapolres jelas, zero tolerance. Jika ada anggota terbukti positif, tidak ada toleransi,” tandasnya.
“Kami akan tindak tegas sesuai aturan, termasuk sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas mantan Kapolsek Ketapang tersebut.
Eko mengingatkan, narkoba adalah musuh nyata yang tidak hanya merusak karier, tetapi juga menghancurkan jasmani dan rohani.
“Narkoba bukan teman sejati. Ia hanya akan membuat masa depan dan kehormatan sebagai anggota Polri mati,” pungkasnya. (hry)



